Agen Judi SBOBET Casino dan Taruhan Bola Tangkas Online

Berita bola aktual, Freescore7.com – Memang pantas Gonzalo Higuain dibandrol 90 juta euro (sekira Rp 1,3 triliun) karena kualitas sangat menonjol di antara para pesepakbola lain di Eropa. Pekan ini, striker Juventus itu disebut sebagai salah satu pemain nomor sembilan paling mumpuni di Eropa, mungkin dunia.

Minggu (12/2), dia membukukan doppietta ke gawang Cagliari sehingga bersanding dengan Edin Dzeko di pucuk klasemen bomber Seri A. Kendati sama-sama mengoleksi 18 gol, tapi torehan Higuain lebih baik karena tidak ada satu pun yang dihasilkan dari titik penalti. Il Pipita merobek gawang lawang setiap 98 menit.

Ketika berhasil mengatasi masalah dalam dirinya, Higuain sulit dibendung. Penyerang tersebut mencetak 11 gol dalam sembilan laga terakhir. Total gol yang disarangkannya selama 3,5 tahun di Italia, total gol yang dibuatnya adalah 89 gol dari 128 partai.

Ketika merumput di Napoli, pelatih Maurizio Sarri menciptakan pola permainan yang berpusat padanya. Pemain lain hanya menjadi pelayan Higuain. Tak heran kalau dia mampu menggelontor gawang lawan dengan 36 gol musim lalu.

Tapi situasinya berbeda dengan di Juve. Allenatore Massimiliano Allegri ingin anak buahnya saling bantu, kalau perlu berkorban agar sistem berjalan dengan baik, termasuk Higuain. Perlahan-lahan dia bisa beradaptasi  dengan situasi itu dan meninggalkan sifat egois. Dia kerap membantu rekan-rekannya meski konsekuensinya susah mencetak gol.

Allegri mengungkapkan kekaguman pada pemegang paspor Argentina itu. “Higuain termotivasi seperti pemain lain. Dia selalu siap untuk tim, berlari, menekan dan kondisi fisiknya prima saat ini,” katanya. “Tapi saya tidak peduli kalau dia bisa jadi capocannoniere. Sebab dalam tiga tahun terakhir, striker yang memenangi predikat itu tidak pernah memenangi scudetto.”

Portal Berita Prediksi Skor Dunia Bola Akurat Malam Ini
SHARE